Spread the love
Foto : Erwin
Jakarta, Media Indonesia Raya – Persatuan Sebakbola (PS) Kabupaten Ngada akhirnya sukses keluar sebagai juara dalam turnamen Sepakbola Wuamesu Cup 2018. Pada turnamen sepakbola edisi ke II tersebut PS Ngada mengalahkan Kabupaten Ende melalui adu penalti dengan skor akhir 4-2 di Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara, Sabtu (15/9).
PS Ngada yang bertekad mempertahankan gelar juara akhirnya memang berhasil memenangkan pertandingan setelah sempat tertinggal 0-1. Namun mereka mampu mencetak gol penyeimbang 1-1 sampai babak adu pinalti.
Turnamen Sepak Bola Wuamesu Cup 2018 terselenggara berkat kerjasamaMasyarakat Diaspora NTT se Jabodetabek dengan Pemerintah Daerah NTT dan PSSI.
Sementara itu, Ketua Umum Wuamesu Indonesia, Yosef Tote B Badeoda, S.H., M.H., yang juga seorang anggota DPR RI Fraksi Demokrat ini mengatakan dari Turnamen Wuamesu 2018 edisi ke 2 ini bisa memunculkan bibit-bibit pemain sepakbola yang nantinya dilirik dan memperkuat klub-klub sepakbola tanah air.
“Saya kira pertandingan malam ini merupakan pertemuan 2 tim terkuat yang ada di Jabodetabek antara PS Ngada versus PS Ende. Diharapkan dari kedua tim ini termasuk tim juara 3 dan 4 ditemukan bibit-bibit baru yang bisa dipakai oleh klub-klub yang ada di Indonesia,” kata Yosef kepada Media Indonesia Raya.
Menurutnya turnamen sepakbola Wuamesu Cup II ini menjadi wadah persatuan dan kesatuan masyarakat NTT diluar Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Turnamen ini nantinya akan diadakan secara kontinyu setiap tahun, sekaligus dengan adanya turnamen Wuamesu Indonesia Cup ini menjadi wadah untuk membina persatuan dan kesatuan masyarakat NTT diluar daerahnya (Provinsi Nusa Tenggara Timur). Dengam demikian kita orang-orang NTT bisa saling berkomunikasi, saling bantu dan saling mendukung sehingga kedepannya turnamen ini dapat berlangsung dengan baik. Kemudian apa yang kami inginkan, visi-misi kami lewat turnamen ini juga dapat tercapai,” jelas Yosef.
Yosef juga berharap dengan adanya perhatian dan keterlibatan PSSI dan Pemerintah Daerah NTT pelaksanaan turnamen Wuamesu Indonesia Cup ini dapat lebih profesional dan berkualitas.
 
“Kita memang ingin membuat turnamen yang lebih berkualitas dan ditangani secara profesional. Sampai saat ini perhatian Pemerintah Daerah NTT dan PSSI sebagai induk sepakbola nasional sangat baik, dimana pelaksanaan turnamen ini juga ditangani oleh PSSI. Sedangkan Pemerintah Daerah NTT sendiri secara moral mendorong kami untuk mengadakan turnamen Wuamesu Indonesia Cup setiap tahun. Melihat besarnya animo masyarakat diaspora NTT yang berdomisili di Jabodetabek kami optimis menggelar turnamen sepakbola ini rutin setiap tahun,” pungkas Yosef.
 
Wuamesu Indonesia Cup ini merupakan turnamen yang diperuntukkan bagi komunitas masyarakat Ende-Lio secara khusus dan Nusa Tenggara Timur secara umum. Tim yang berpartisipasi harus diperkuat orang Flores, peranakan Flores, maupun orang-orang yang ada kaitannya dengan NTT.(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *