Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Komunitas Relawan yang menamakan dirinya sebagai Gerakan Masyarakat Jokowi-Amin siap menggelar acara deklarasi mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Hubungan Masyarakat dan Pengembangan Opini Gerakan Masyarakat biasa disingkat GeMa Jokowi-Amin, Luthfi Novianto pada acara press conference di Rumah Kiai Ma’ruf Amin (KMA), Jl. Dr. Saharjo No. 129, Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (2/10).

“Berhubung kondisi kesehatan Pak Ma’ruf Amin yang kurang sehat dan beliau harus istirahat maka acara deklarasi akan ditunda sampai waktu yang kita tentukan dan jadwalkan kembali. Jadi deklarasi kita tunda, jadi tidak ada deklarasi malam ini. Tapi sebagai informasi bahwa deklarasi Gerakan Masyarakat Jokowi-Amin merupakan lanjutan dari Gerakan Relawan yang pernah kami dirikan pada bulan Mei 2014 di Gedung Joeang 45 Jakarta yaitu Gerakan Masyarakat Jokowi For Presiden Ke 7. Kita deklarasikan hadir langsung Jokowi dan kita telah menghantar beliau jadi presiden waktu itu. Jadi deklarasi malam ini adalah lanjutan dari deklarasi GeMa tahun 2014 ke 20198” jelas Luthfi.

Jadi pada dasarnya Gerakan Masyarakat Jokowi ini sudah berdiri pada tahun 2014 dan sudah bergerak di 17 Provinsi.

“Jadi gerakan ini bukan hal yang baru, jadi gerakan ini sudah ada dari tahun 2014, sudah kokoh. Jadi tokoh-tokoh yang berdiri disebelah kiri dan kanan saya ini adalah para pendiri Gerakan Masyarakat Jokowi. Oleh karena itu karena tertunda, dan pada rapat-rapat kita sebelumnya kita sepakat tidak memakai Gerakan Masyarakat Jokowi For Presiden Ke 8. Jadi kita bentuk dan namakan Gerakan Masyarakat Jokowi-Amin. Jadi kita utamakan Gerakan Masyarakat JaMin namanya, disingkat GeMa JaMin. Tapi karena beliau tidak hadir maka kami minta deklarasi ditunda. Jadi deklarasi akan kita adakan pada waktu yang tepat dan Pak KH. Ma’ruf Amin kita harapkan hadir pada acara deklarasi,” jelas Luthfi.

Pada acara deklarasi Gerakan Masyarakat Jokowi-Amin sekitar 300 orang relawan hadir dari berbagai daerah terutama dari kalangan Akademisi, Artis, Aktivis, Politisi, Purnawirawan TNI-Polri, Pengusaha dan Generasi Muda.

“Tapi mayoritas yang tergabung dalam GeMa JaMin ini adalah para pemikir, kalangan akademisi yang merupakan relawan yang bukan kategori penggerak massa, melainkan kami fokus kepada pemikiran,” tambah Luthfi.

Sedangkan Prof.Dr. Yusherman selaku Ketua Umum GeMa Jokowi-Amin mengatakan strategi mereka untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 adalah membangun simpul dan bersinergi dengan jaringan relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin lainnya.

“Kita bersinergi dengan seluruh relawan yang ada di republik ini. Jadi kita bersinergi dari kelompok manapun. Yang penting pro Jokowi-Ma’ruf Amin. Jadi siapapun boleh gabung dan kita sinergikan. Terutama kita bersinergi dengan relawan yang mendukung No 1,” ujar Yusherman.

Yusherman menambahkan, “Kita kelompok komunitas intelektual, akademisi masuk tadi disitu ada artis seperti yang dijelaskan termasuk pemuda, tadi kita lihat banyak anak muda pengajian bukan dari NU yah, kita tidak ada hubungan dengan NU (Nadhatul Ulama). Jadi tahun 2014 GeMa sudah kita deklarasikan banyak tokoh disitu. Dari militer, purnawirawan juga banyak. Jadi dalam hal ini kita bukan kelompok NU. Tapi kita mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Dari 17 provinsi hadir relawan dari Papua, juga Sumatera Barat, jadi dari daerah semua hadir, kita panggil kembali. Kita bergerak kembali dari grass root (akar rumput) di 10 Provinsi yang akan kita fokuskan dari 17 Provinsi”.

Menurut Yusherman, visi dan misi dari GeMa JaMin adalah memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 yang akan datang. Selain itu mereka juga akan terus mengawal program Jokowi terutama untuk kesejahteraan rakyat.(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *