Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Berdasarkan laporan warga masyarakat yang luput dan selamat dari bencana gempa dan tsunami di Kampung Biromaru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulswesi Tengah (Sulteng) tentang adanya warga yang tertimbun lumpur pasca gempa dan tsunami 28 September lalu, 1 Regu dari Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 8/SMG Kodam XIV/Hasanuddin dipimpin Sersan Satu (Sertu) Junaifi bersama personel Badan SAR Nasional (Basarnas) yang berada di sektor Biromaru, Letda Ravrin, bergerak.

Pada pukul 07.00-13.00 Wita, Rabu (3/10/2018), dengan menggunakan alat berat escavator pengeruk lumpur, mereka berhasil menemukan sekaligus mengevakuasi tiga mayat yang tertimbun lumpur karena gempa dan tsunami.

Dengan mengerahkan segala kemampuannya, para prajurit Yonzipur-8/SMG berjibaku membersihkan lumpur maupun puing-puing sisa bangunan pasca gempa dan tsunami, didukung alat berat eskavator dari Wika Karya, yang cukup membantu proses pencarian dan evakuasi korban yang tertimbun di Kampung Biromaru tersebut.

*40 Truk Bawa Personel dan Logistik dari Makassar Tiba di Palu*

Di waktu yang sama, Rabu (3/10/2018), rombongan kendaraan pengangkut personel dan logistik bantuan korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu, yang dipimpin oleh Staf Ahli Pangdam bidang OMSP, Kolonel Inf Muh. Ali, S.H. tiba di posko Markas Korem (Makorem) 132/TDL, di Kota Palu.

Personel yang baru tiba tersebut akan disebar di titik-titik yang menurut Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) setempat menjadi prioritas untuk penanggulangan bencana alam. Sedangkan logistik disalurkan ke Posko-posko yang telah didirikan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI dan relawan di lokasi bencana, untuk selanjutkannya dibagikan kepada warga.

Sepanjang perjalanan, rombongan dari Makassar menuju Palu ini juga telah menurunkan dan membagikan sebagian logistik ke tenda-tenda pengungsian yang ada di sepanjang jalan, sambil berkomunikasi dengan warga setempat yang selama beberapa hari ini kurang diperhatikan kebutuhannya.

Terkait adanya kegiatan perampasan atau penjerahan yang di lakukan oleh oknum-oknum tertentu di sepanjang rute perbatasan Pasangkayu dan Donggala, Kodam XIV/Hasanuddin telah menempatkan personelnya dari Batalyon Infanteri (Yonif) 721/Makkasau guna menetralisir serta meniadakan kegiatan perampasan logistik tersebut.(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *