Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Menjelang Pemilu 2019, Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat disingkat JPPR mengadakan diskusi publik “Peran Media Dalam Menjaga Keutuhan Dan Persatuan Bangsa” di Voltaire Koffe, Jl. Matraman Raya No. 74, Jakarta, Kamis (8/11).

Diskusi yang dimoderatori oleh Arief dari Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat (JPPR) ini juga menghadirkan beberapa narasumber (pembicara), selain Sunanto selaku KORNAS-JPPR, juga ada Pramono Ubaid. T (Komisioner KPU-RI), dan Dewi Setyarini (Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia).

Sunanto mengatakan pentingnya peran media dalam menyajikan informasi berita yang akurat dan jelas sumber datanya.

“Dari diskusi ini diharapkan media dapat memperoleh sumber informasi yang jelas, agar tidak timbul persoalan atau benturan, dan jelas juga  pertanggungjawabannya saat berita disajikan kepada publik,” kata Sunanto.

Dari hasil diskusi ini diharapkan agar rekan media bisa memberikan atau menyebarkan informasi kepada masyarakat lebih jelas dan sesuai kebenaran.

“Dan masyarakat akan menjadi lebih cerdas dalam memilah sbuah informasi atau sumber berita yang bisa dipercayai dan jauh dari hoax,” himbau Sunanto.

Sedangkan Dewi Setyarini menyoroti tentang iklan politik yang boleh disajikan media (cetak dan elektonik) kepada masyarakat.

“Dalam hal ini, kami KPI bersikap jelas dengan mengeluarkan surat edaran bahwasanya iklan politik tidak boleh muncul di media penyiaran, karena dianggap tidak relevan, setelah melakukan upaya banding untuk memulihkan surat edaran sebelumnya namun hingga kedua kalinya belum ada jawabannya. Tahun 2017, dilihat dari durasi, ada catatan berupa perbedaaan yang cukup tajam, contoh MNC TV, METRO TV, ANTV, dari sisi durasi penayangan iklan paslon sekitar 80% sedangkan paslon yang lain diberitakan hanya sekitar 20%,” ungkap Dewi.

Menurutnya lagi paramater berupa durasi, tone berita, visualisasi dan slot harus diperhatikan perusahaan media saat menampilkan iklan politik.

“Ketersediaan slot, contohnya calon A sudah disiarkan (tampil dalam satu kegiatan), dan ada calon B, arus ada slot yang seimbang penyajiannya antara calon A dan B,” kata Dewi.

Selain itu menurut Dewi ada 4 hal yang harus dimiliki calon untuk menampilkan citra dirinya dalam Pemilu.

“Kriteria tersebut antara lain nomor urut, simbol partai, program visi-misi, dan nama si calon,” pungkas Dewi.(Erwin)

By admin

One thought on “JPPR Menggelar Diskusi Publik Peran Media Dalam Menjaga Keutuhan Dan Persatuan Bangsa”
  1. 爆乳 ダッチワイフ こんにちは、私はあなたの投稿をすべて読むのを楽しんでいます。私はあなたをサポートするために少しコメントを書きたいと思いました。本当にホットなミスをしているような気分にさせることができる超セクシーなラブドール(セックスドール)があります。

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!