Spread the love

Foto : Erwin

Cibubur, Media Indonesia Raya – Sosok Rizayati, calon anggota legislatif daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Bogor yang sehari-hari menjadi jembatan penghubung kepentingan berbagai program pemerintah bagi masyarakat Indonesia khususnya pada bidang pemberdayaan masyarakat ekonomi lemah, mendapat perhatian dan apresiasi positif dari Gempar Soekarno Putra, salah seorang putra Bung Karno sang Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurut Gempar, Rizayati adalah gambaran sosok perempuan Aceh yang tangguh, gigih, dan penuh pengabdian juga komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Aceh dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Seorang wanita Aceh yang punya komitmen berjuang kepentingan masyarakat umum dan seluruh bangsa Indonesia,” ujar Gempar Soekarno Putra. Ketulusan dan pengabdian Hj.Rizayati ini menurut Gempar, tampak dari berbagai karya pengabdiannya dalam menghubungkan hingga membantu mempercepat pelaksanaan berbagai kebutuhan pokok masyarakat yang tentunya merupakan program pemerintah baik, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“Beliau itu sudah berkali-kali komunikasi dengan saya bahwa karena komitmen inilah dia ingin mengabdikan dirinya untuk menjembatani kepentingan pemerintah dengan masyarakat pada umumnya, misalnya ada infrastruktur, ada dana-dana pemerintah, misalnya dana hibah, dana sosial dari pemerintah yang kadang kadang kalo melalui kementerian, kemudian Gubernur, dan Bupati, Walikota itu biasanya banyak nyangkutnya, misalnya dalam 1 tahun itu kadang-kadang tinggal satu dua bulan barang itu keluar. Karena itu, beliau inilah Bu Rizayati inilah sebagai communicator untuk menjembatani sehingga masyarakat bisa menikmati misalnya dana-dana bantuan sosial, dana-dana infrastruktur karena beliau banyak kawan-kawan di bidang pemerintahan di Kementerian Sekretariat Negara maupun di PUPR dan Kementerian Sosial dan lain-lain Nah inilah saya melihat gambarannya sosok dari seorang ibu Rizayati,” papar adik Megawati Soekarno Putri.

Lebih lanjut menurut Putra Ir. Soekarno ini, komitmen dan kesungguhan Hj. Rizayati dalam menyelesaikan tugas, pekerjaan hingga menunaikan setiap janji yang diucapkannya sangat dapat dipercayai, Gempar mengumpamakannya dengan niat dan istiqomah seorang mukmin yang telah berwudhu guna menunaikan ibadah shalat sehingga apapun yang terjadi, shalat tersebut akan tetap dilaksanakan.

“Beliau itu kalau sudah punya niat, sama dengan kita mau niat shalat ya harus shalat tidak ada batalnya dan walaupun kita mungkin ada merasa sesuatu yang kalau mau shalat bisa membatalkannya, yaach kita menyikapi atau menjaga agar jangan sampai salat itu, niat itu jadi batal. Nah itu sama dengan ibu Rizayati kalau dia sudah punya niat, yaach, Bismillahirohmanirohim saya harus berbuat dan saya harus berjuang soal kalah menang itu urusan nomor dua yang penting direstui, diridhoi oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” imbuhnya. Pada akhir perbincangan, Gempar kembali menegaskan bahwa sosok Hj. Rizayati yang selama ini dikenalnya adalah orang yang isthiqomah dalam memegang amanah, menunaikan janji dan gigih memperjuangkan kepentingan masyatakat banyak di seluruh wilayah Indonesia.

“Saya kenal dia kalau beliau sudah niat, biar seribu gunung menghalangi, dia akan maju terus sampai titik darah penghabisan yaach itulah Rizayati, kalau dia sudah nekat apapun dia tempuh nyawapun dia siap itulah seorang Rizayati yang saya kenal,” pungkas Putra Presiden Pertama Republik Indonesia.(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *