Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan bantah melakukan Tindakan Pelecehan Seksual kepada korban RA yang merupakan Tenaga Ahli di Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan.

“Bahwa berbagai tuduhan yang ditujukan kepada saya adalah tidak benar adanya, dan bahkan merupakan fitnah yang keji. Saya pada saat ini sedang menempuh jalur hukum untuk menegakkan keadilan dan mengungkapkan kebenaran,” beber Syafri Adnan Baharuddin yang didampingi kuasa hukumnya kepada Media Indonesia Raya di The Hermitage Hotel, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/12).

Menurutnya dalam sesi press conference kepada media elektronik Dan cetak tuduhan yang dilakukan oleh terduga korban RA tidak berdasar, untuk itu Syafri akan melakukan upaya hukum untuk kasus ini.

“Saya mohon kepada semua pihak agar tetap menghormati segala proses hukum yang berjalan. Dan saya tidak akan berhenti sampai kebenaran yang sebenar benarnya terungkap. Bersama dengan ini pun saya menyatakan mundur, agar saya dapat fokus dalam upaya menegakkan keadilan melalui jalur hukum. Saya tidak akan ragu untuk membawa kepada proses hukum setiap orang yang melakukan kesewenangan dalam. menghakimi seseorang secara sepihak dan berlawanan dengan segala peraturan perundangan yang ada,” tegas Syafri.

Sebelumnya terduga korban pelecehan seksual RA mengungkapkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya yang diduga dilakukan mantan atasannya seorang anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dalam sesi press conference di Kantor SMRC, Jl. Cisadane No. 8, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (28/12).(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *