Spread the love

Foto : Massa Mahasiswa dari Gerakan Lintas Aktifis menggelar aksi di Gedung KPK, Jumat (16/8/2019).

Jakarta, Media Indonesia Raya – Gerakan Aksi Lintas Aktifis Mahasiswa disingkat GLAM menggelar aksi demo di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (16/8).

Tuntuan GLAM dalam aksinya adalah mendesak KPK agar segera meningkatkan status Fauzi Amroh dari Saksi menjadi Tersangka.

Koordinator Lapangan GLAM Ivand Wakano mengatakan Fauzi Amroh yang merupakan Anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi Hanura diduga terlibat dalam kasus Korupsi jalan Nasional Maluku & Maluku Utara yang terletak di wilayah pulau Seram provinsi Maluku.

“Kami yang tergabung dalam GLAM mendesak KPK harus berani periksa Fauzi Amroh karena diduga melakukan praktik korupsi berjemaah,” ujar Ivand Wakano kepada Media Indonesia Raya di depan gedung KPK.

Ivan menegaskan bahwa kasus korupsi pada tahun 2016 ini harus di buka kembali oleh KPK dan dia berharap kepada Pimpinan KPK yang akan segera mengakhiri jabatannya ini untuk mengusut kembali kasus  korupsi jalan nasional sehingga tidak terkesan berhenti atau hilang dari permukan.

“Jadi saudara Fauzi Amroh sudah hamir 3 kali di pangil KPK dan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi pembagunan jalan nasional di daerah Seram Provinsi Maluku. Namun sayangnya hampir tiga tahun sejak tahun 2016 kasus korupsi yang melibatkan Fauzi Amroh ini terkesan tidak ditangani secara serius oleh KPK,” ungkap Ivand.

Apalagi menurut Ivand kasus korupsi di daerah Maluku bisa dikatakan sebagai kasus yang berjamah karena menyeret sebagaian anggota DPR RI Komisi V waktu itu dan merugikan negara.

“Untuk itu kami menggelar aksi hari ini untuk mendesak sekaligus menuntut KPK agar segera melakukan penahan terhadap Fauzi Amroh apabila diduga terlibat skandal korupsi jalan nasional di wilayah Seram provinsi Maluku. Karena negara kita ini merupakan negara hukum sudah selayaknya pedang hukum ditegakkan kepada siapapun termasuk anggota DPR seperti Fauzi Anton,” pungkas Ivand.(Win) 

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *