Untuk Ketiga Kalinya, P-MAK Desak KPK Tangkap Bupati Kepsula

Spread the love

Text Foto: Massa Persatuan Mahasiswa Anti Korupsi (P-MAK) menggelar aksi damai terkait dugaan korupsi Bupati Kepulauan Sula, Maluku didepan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan Kuningan Persada No. 4, RT.1/RW.6, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

Jakarta, Media Indonesia Raya – Persatuan Mahasiswa Anti Korupsi (P-MAK) menggelar aksi di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jalan Kuningan Persada No.4, RT.1/RW.6, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019).

Aksi ini adalah yang ketiga kalinya untuk mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar mengusut dugaan kasus tindak pidana korupsi yang menyeret nama Bupati Kepulauan Sula (Kepsula), Maluku Utara, Hendrata Thes.

Pasalnya, Bupati Kepsula melakukan pelanggaran atas biaya perjalanan yang menggunakan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah APBD) selama satu tahun mulai tanggal 1 Januari sampai dengan tanggal 31 Desember.

“Hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK menemukan adanya penyimpangan berupa penyunatan anggaran APBD yang dikelola Pemerintah Daerah terutama terkait biaya perjalanan pejabat Bupati Kabupaten Sula. Akibat praktek korupsi Bupati Kepsula, diduga negara sangat dirugikan sekaligus menuai protes tidak hanya dari masyarakat Kepulauan Sula di Maluku Utara, juga menimbulkan reaksi protes dari kami para mahasiswa anti korupsi yang saat ini tinggal di Jakarta,” ungkap Koordinator Aksi P-MAK Ivand Wakano kepada para wartawan.

Massa P-MAK secara tegas menantang para penyidik KPK RI untuk menindak lanjuti data temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2018. Ivand dalam orasinya juga meminta KPK segera menerbitkan surat pernyataan tersangka (sprindik) agar penyidik bisa memeriksa kasus Bupati Kepulauan Sula.

“Sebagai pimpinan terpilih lembaga anti bodi dan anti rasuah KPK yakni Irjen Pol. Firli Bahuri, kami minta segera melakukan langkah hukum dengan memanggil bupati Kepsula saudara Hendrata Thes. Bila perlu jemput paksa Hendra Thes,” desak Ivand dalam orasinya.

Sebelumnya, sekitar 50 orang massa P-MAK melakukan unjuk rasa didepan rumah aspirasi DPP Partai Demokrat Jalan Proklamasi No.10, Menteng, Jakarta Pusat mendesak DPP Partai Demokrat untuk memecat Hendra Thes karena telah melanggar aturan Partai Demokrat. Menurut Ivand, Hendra Tes seharusnya dipecat karena telah melanggar AD/ART Partai karena diduga melakukan korupsi.

“Kami meminta Pak Esbeye segera mencopot oknum kader partai karena tidak sesuai dengan visi dan misi partai Demokrat,” katanya.

“Kita akan terus melakukan aksi untuk mengawal kasus ini sampai tuntas,” tandas dia.

Dalam aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian sektor Menteng, massa aksi P-MAK melakukan konvoi sambil membentangkan spanduk dan bendera.(Win) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *