P-MAK Desak Partai Demokrat Pecat Kadernya Yang Terlibat Kasus Korupsi

Spread the love

Text foto: Sambil membakar ban, massa Persatuan Mahasiswa Anti Korupsi (P-MAK) mengelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat Partai Demokrat Jalan Proklamasi No.10, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).

Jakarta, Media Indonesia Raya -Sekitar puluhan orang yang menamakan dirinya sebagai Persatuan Mahasiswa Anti Korupsi (P-MAK) berdemo ke kantor pusat Partai Demokrat, Jalan Proklamasi No.10, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019). Ini adalah aksi yang keempat kalinya dilakukan oleh P-MAK, yang mana mereka mendesak agar proses hukum kasus korupsi Hendrata Thes yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Maluku Utara segera ditindaklanjuti.

Massa yang berdemo di depan kantor pusat Partai Demokrat, berorasi sambil membakar ban di jalan Proklamasi. Mereka juga memblokir sebagian jalan sehingga menyebabkan lalu lintas macet.

“Ini aksi kami yang keempat kalinya, kami gelar hari ini sebagai bentuk protes kami terhadap sikap Ketua Umum Partai Demokrat, Soesilo Bambang Yudhoyono yang kami anggap tidak memiliki komitmen yang serius untuk memberantas korupsi di dalam tubuh partai Demokrat,” seru Koordinator Aksi P-MAK Ifan Wakano dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut sempat terjadi insiden adu mulut antara Koordinator Aksi Ifan Wakano dengan salah satu oknum yang diduga kader partai Demokrat yang mencoba untuk menghalangi jalannya aksi. Padahal menurut dia, selain meningkatkan kesejahteraan rakyat, Partai Demokrat memiliki visi dan misi yang jelas yakni penegakan hukum dan pemberantasan korupsi dengan tanpa pandang bulu terus dijalankan.

“Namun apa yang ditunjukkan salah satu kader Partai Demokrat hari ini, jelas mereka (Partai Demokrat) mengingkari janji mereka sendiri. Jika Pak SBY benar-benar serius agar partainya bersih dari praktek korupsi, sudah sewajarnya beliau menuntaskan kasus dugaan korupsi yakni alokasi anggaran APBD di daerah Kepulauan Sula, dilakukan oleh Hendrata Thes,” tutur Ifan kepada para wartawan.

“Bila perlu Pak SBY mengeluarkan surat pemecatan kepada Hendrata Thes sebagai Kader dan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara,” imbuhnya menambahkan.

Dari pantauan Media Indonesia Raya terlihat juga puluhan polisi terlihat berjaga di sekitar lokasi unjuk rasa. Beberapa polisi siaga membawa pelontar gas air mata. Walaupun terlihat memanas, secara keseluruhan aksi berjalan tertib dan terkontrol oleh aparat keamanan.

“Aksi ini tidak berhenti sampai dirimu. Kami akan kembali melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Pusat Partai Demokrat sampai ada kejelasan dari SBY dan Jajaran Pimpinan Pusat Partai Demokrat terhadap kasus Hendrata Tes ini,” pangkas dia.(Dre)¬†

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *