Biden Menang Pilpres AS, Emil Salim: Perbesar Peluang Pendanaan Hijau Di Indonesia

Spread the love

Foto: Istimewa

Jakarta, Media Indonesia Raya – Kandidat partai Demokrat Joe Biden memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat pada Sabtu (7/11/2020) waktu setempat.

“Diperkirakan akan ada perubahan drastis kebijakan di Amerika Serikat dari pemerintahan baru Biden yang akan berimplikasi pada perekonomian dunia yang lebih ramah lingkungan,” kata Emil Salim, dalam Indonesia Environment Talks 2020 Seri 5, Sabtu, (21/11/2020).

Menurut Emil Salim, saat ini sedang dipersiapkan White House Climate Council, yang setara dengan entitas dalam negeri dan ekonomi Amerika Serikat, menunjukkan isu lingkungan dan perubahan iklim menjadi arus utama kebijakan dalam negeri dan luar negerinya.

Environment Institute menyelenggarakan webinar dengan tema menakar kebijakan Amerika Serikat tentang lingkungan, pemanasan global dan perubahan iklim di era pemerintahan Joe Biden.

Terkait komitmen Indonesia mereduksi emisi global dan meningkatkan ketahanan iklim, Mahawan Karuniasa, Dosen Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia dan Pendiri Environment
Institute juga menyampaikan bahwa Indonesia perlu proaktif untuk memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kerjasama bilateral dengan Amerika Serikat dalam pendanaan maupun investasi hijau.

“Pemerintahan Biden memperbesar peluang pendanaan hijau di Indonesia,”
ungkap Mahawan.

Hadir juga dalam diskusi tersebut Siswanto, pakar politik dari LIPI, Fabian Pascoal dari Masyarakat ASEAN Los Angeles, dan Arifi Saiman, Konsulat Jenderal RI di New York.

Arifi memberikan catatan tetap pentingnya menjaga persahabatan dengan Partai Republik, sebagai bagian dari masyarakat dan sistem demokrasi di Amerika Serikat.

“Seperti diketahui, saat ini Indonesia sedang menyiapkan dokumen Long Term Strategy–Low Carbon and Climate Resilient (LTS-LCCR). Angin perubahan yang sedang terjadi di Amerika Serikat dengan pemerintahan Biden tentunya akan memberikan dukungan positif dalam berbagai kebijakan Indonesia dalam transisi menuju pembangunan yang ramah lingkungan,” tutur Arifi.(Win) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *