Spread the love
Foto: Istimewa

Jakarta, Media Indonesia Raya -Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan  mengukuhkan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DKI Jakarta Periode 2021-2026.

Dalam acara pengukuhan pengurus FPK DKI Jakarta turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Kepala Badan Kesbangpol DKI. Jakarta Drs. Taufan Bakri, MSi, Pejabat Teras Pemprov DKI Jakarta, dan masyarakat Jakarta.

Bersama-sama membangun
Anies mengatakan, FPK mewakili seluruh suku dan etnis dari 34 provinsi yang ada di Provinsi Jakarta dengan tujuan semakin merekatkan persatuan dalam kebhinekaan.

“Selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas kontribusi yang sudah diberikan. Semoga pengurus baru bisa berkolaborasi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Jakarta  terutama di masa sulit pandemi saat ini. Jakarta adalah pusat dari simpul kebhinnekaragaman itu.  Semua simpul suku, etnis dan agama ada di kota ini. Jakarta menjadi role model dan contoh kebhinekaan itu” ujarnya, saat prosesi pengukuhan di Balai Kota, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Ia berharap, dengan adanya FPK Provinsi DKI Jakarta menjadi satu kekuatan positif yang bisa bekerjasama dalam membangun bangsa, khususnya DKI Jakarta.

“Saya harap dengan kepemimpinan Ketua FPK Pak Samsul Zakaria mampu dengan Pemerintah Jakarta untuk bersama-sama membangun rasa peduli demi program pembangunan kota Jakarta  yang lebih maju. Kita dukung FPK sebagai menjaga keberlangsungan persatuan dan kesatuan. Saya ucapkan kepada semua pengurus dan anggota FPK selamat bertugas dan menjaga amanah,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua FPK Provinsi DKI Jakarta Periode 2021-2026,  Samsul Zakaria menuturkan, dalam pengukuhan hari ini mengangkat tema “Harmonisasi Keberagaman Dalam Bhineka Tunggal Ika.

“Kami ingin menjadi lembaga yang mampu menciptakan harmonisasi di seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap, ke depan bisa memfasilitasi komunikasi seluruh etnis yang ada di Jakarta untuk menghindari asumsi-asumsi negatif sebagai bentuk nyata untuk merajut kebersamaan,” tandasnya.(Win/Red)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *