Spread the love

Foto: Istimewa

Jakarta, Media Indonesia Raya – Pada hari Jumat, 8 April 2022 PT United Tractors Tbk (“Perseroan”) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (“RUPST”) Tahun 2022, bertempat di Catur Dharma Hall Menara Astra, Jakarta. Dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT United Tractors Tbk (UNTR) memutuskan pembagian dividen sebesar Rp 4,6 triliun dari total laba bersih tahun buku 2021, atau sebesar Rp 1.240 per saham. Adapun laba bersih perseroan pada tahun buku 2021 sebesar Rp 10,3 triliun.

Direktur Keuangan dan Akunting United Tractors Iwan Hadiantoro dalam konferensi pers, Jumat (8/4/2022), menuturkan, dari dividen Rp 4,6 triliun tersebut, termasuk di dalamnya dividen interim sebesar Rp 171 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp 637 miliar yang telah dibayarkan pada 20 Oktober 2020.

“Sehingga sisanya sebesar Rp 905 setiap saham atau seluruhnya berjumlah Rp 3,4 triliun akan dibagikan kepada Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 21 April 2022 pukul 16:00 WIB dan akan dibayarkan kepada Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 11 Mei 2022. Sedangkan sisanya dibukukan sebagai laba ditahan,” ujar Iwan.

Selain pembagian dividen, Corporate Secretary PT United Tractors Tbk, Sara Loebis, mengemukakan RUPST juga telah menyetujui dan menerima baik Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku 2021.

“Termasuk mengesahkan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan, dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk Tahun Buku 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan, sebagaimana dimuat dalam laporannya tanggal 21 Februari 2022, dengan pendapat wajar dalam semua hal yang material,” jelas Sara.

Dalam RUPST lanjut Sara, telah memutuskan memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan anggota Direksi, dengan memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan; serta menetapkan pemberian gaji atau honorarium dan tunjangan Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2022-2023.

“Juga menunjuk Kantor Akuntan Publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan yang merupakan kantor akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, untuk melakukan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk tahun buku 2022. Terakhir, menyetujui penyesuaian Klasifikasi Kegiatan Usaha Perseroan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020 sesuai dengan ketentuan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 2 tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia,” pungkas Sara.(Win/Red)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *