Foto: Istimewa

Jakarta, Media Indonesia Raya – Universitas Teknologi Muhmmadiyah (UTM) Jakarta secara resmi berdiri di kota Jakarta. Kampus yang beralamat di Jl. Kramat Raya No. 49, Kramat, Senen, Jakarta Pusat dikelola oleh Yayasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Jakarta.

Grand launching Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta dengan SK Kemendikbud Ristek Nomor 928/E/O/2022 dibuka langsung oleh Sabtu (4/2/2023).

Pada grand launching UMT Jakarta hadir tamu undangan seperti Prof.DR. Muhadjir Effendy, M.A.P (Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI), DR. Sudarnoto Abdul Hakim, MA (Majelis Dikti Litbang PP Muhammdiyah), DR. H. Sandiaga Salahudin Uno, BBA, MBA (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI), H. Su’nan , L.C (Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta), DR. Lela Nurlaela Wati, SE, M.M., C.R.A., C.R.P, dan undangan lainnya.

“Dalam perkembangannya teknologi bisa saja mengambil alih tugas dari manusia. Padahal manusia diberkahi sebagai makhluk Allah SWT yang istimewa berupa akal pikiran berupa kreatifitas dan inovasi. Dan ini yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya,” kata Muhadjir Effendy dalam sambutannya.

Lanjut Muhadjir, teknologi bisa menjadi alat menjajah manusia dengan manusia lainnya.

“Contohnya hand phone. Alat ini bisa mendikte kehidupan manusia. Manusia jadi bergantung dengan perangkat ini. Selain itu ada lagi teknologi yakni berupa rangkaian intruksi yang rumit yang digunakan untuk perhitungan dan pemrosesan data,” jelasnya.

Menurut Muhadjir, saat ini betapa dahsyat pengaruh teknologi digital bagi manusia.

“Basis dari teknologi digital adalah perhitungan algoritma dalam bentuk skema pemrograman. Saking bagusnya teknologi digital ini bisa mengambil alih tugas manusia. Seperti robot yang penggunaannya mampu mengganti peran manusia. Namun sehebat apapun teknologi robot tetap ada keterbatasan bergantung siapa pembuatnya,” tuturnya.

Kata Muhadjir, misi besar dari penguasaan teknologi digital adalah untuk mengembalikan harkat manusia itu sendiri sebagai makhluk ciptaan Allah SWT.

“Saya harapkan UMT Jakarta sendiri mampu berkreasi dan berinovasi dengan menguasai teknologi digital. Mudah-mudahan mahasiswa UMT Jakarta juga mampu mendesain dan memprogram sesuai perkembangan teknologi digital. Desainlah kurikulum sesuai kurikulum Kampus Merdeka yang berbasis teknologi digital,” pungkasnya.

Rektor UTM Jakarta Dr. Lela Nurlaela Wati, Se. Mm., Cra., Crp, mengatakan, “Manajemen Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta akan lebih berkembang lagi dan tentunya tidak hanya di sektor pendidikan saja, juga membantu pemerintah untuk menciptakan regenarasi yang memiliki integritas moralitas dan tentunya berakhlakul karimah dan menguasai digitalisasi di era digitalisasi 4.0 dan Era Society 5.0.”

“Insyaallah kedepannya sebagai proses migrasi selesai kita langsung menderita magister akuntansi dan untuk kedepannya kita lebih ke vertikal tidak horizontal jadi lebih kepada pendirian program studi pascasarjana baik itu magister maupun Doktor untuk kedepannya 5 tahun kedepan,” ujarnya.

“Bapak Ibu bisa cek di Play Store, bisa mendaftarkan melalui aplikasi UTMJ, mendownload di Play Store dan semua perkuliahan terintegrasi dalam mobile jadi seperti absen, pembayaran kuliah, cetak KRS, cetak Kartu Ujian, cetak transkrip nilai, semua sudah ada di dalam aplikasi,” jelas Lela Nurlaela.

“Harapan dengan transformasi ini tentunya akan menciptakan kader-kader generasi-generasi yang kok yang melek teknologi yang melek digital dan tadi adanya al-islam kemuhammadiyahan, mata kuliah di dalam Universitas Teknologi Muhammadiyah bisa menciptakan kader-kader, generasi ke generasi yang berintegritas dan bersekolah kulkas tidak hanya tidak hanya di pendidikan umum saja tetapi pencetakan ke generasi dan generasi yang berintegritas,” imbuh Lela menambahkan.

“Yang paling utama output dari kamu tentunya sesuai dengan profil lulusan ambil di Prodi masing-masing program,” pungkas Lela Nurlaela.

Rektor Universitas Muhammdiyah Kalimantan Timur, Prof. Bambang Setiaji dalam paparannya mengatakan perkembangan teknologi informasi membawa sebuah perubahan dalam masyarakat. Lahirnya media sosial menjadikan pola perilaku masyarakat mengalami pergeseran baik budaya, etika dan norma yang ada.

“Contohnya makin banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan aplikasi sosial media seperti Facebook, Instagram, Youtube, Twitter dan lainnya,” ucapnya.

Bambang mengemukakan aplikasi sosial media bisa dimanfaatkan oleh organisasi seperti Muhammdiyah dalam rangka mendinamisir gerakan dakwahnya.

“FB dan IG sangat demokratis, semua ranting Muhammdiyah bisa  tampil menunjukkan programnya, aspirasinya, dan mungkin permasalahannya,” paparnya.

Setelah diresmikan, UMT Jakarta saat ini mempunyai dua fakultas, yaitu (1) Fakultas Ekonomi & Bisnis, dan (2) Fakultas Sains & Teknologi. Untuk program studi, UMT Jakarta mengakomodir lulusan D3, S1 dan S2 yang meliputi S1 Akuntansi, D3 Akuntansi, S1 Bisnis Digital, S1 Sosial Ekonomi Perikanan, S1 Rekayasa Komputer dan S1 Sistem Teknologi Informasi.(Win/Red)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!