Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Jabatan anggota DPR RI merupakan jabatan tinggi dan merupakan salah satu pilar tegaknya Negara Republik Indonesia. Demikian tingginya jabatan ini, hingga ada Kode Etik yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap anggotanya. Ketika kode etik ini dilanggar, maka gugurlah martabat, kehomatan, citra, dan kredibilitasnya sebagai wakil rakyat.

Hal itu dikemukan oleh Adel Setiawan yang menjabat sebagai Ketua Umum Forum Silaturahmi Lintas Generasi di sesi Press Conference dengan media di Bakoel Koffie, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/8).

Berikut ini pernyataan lengkap somasi yang akan mereka layangkan kepada SBY:

Pasal 3 Kode Etik Dewan Perwakilan Rakyat RI menegaskan bahwa Anggota DPR RI wajib bertakwa kepada Tuhan YME, berjiwa Pancasila, taat pada UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan, berintegritas tinggi, dengan senantiasa menegakkan kebenaran dan keadilan, menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia, mengemban amanat penderitaan rakyat, mematuhi peraturan tata tertib DPR RI, menunjukkan profesionalisme sebagai anggota, dan selalu berupaya meningkatkan kualitas dan kinerjanya.

Penggunaan gelar akademik oleh anggota DPR RI, merupakan salah satu perbuatan yang harus menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran, dan ketundukan kepada peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang penggunaan gelar akademik. Gelar yang digunakan dan diumumkan kepada masyarakat harus sesuai dengan fakta sebenarnya dan harus sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Penggunaan gelar akademik yang tidak sesuai dengan fakta dan ketentuan perundang-undangan, disebut sebagai tindak pidana pemalsuan gelar akademik.

Beberapa waktu yang lalu, ada beberapa masyarakat membuat laporan kepada Forum Silaturahmi Alumni (FSA) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lintas Generasi, yang menyebutkan bahwa salah satu Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, diduga kuat menggunakan gelar palsu. Anggota DPR RI tersebut saat ini kembali maju sebagai Calon Anggota DPRI RI dari salah satu daerah pemilihan di Jawa Barat.

Setelah kami telusuri, ternyata anggota DPR RI tersebut sudah duduk sebagai anggota DPR RI selama dua Periode Yakni periode 2009-2014 dan 2014-2019 dari daerah pemilihan yang sama. Saat ini yang bersangkutan maju untuk ketiga kalinya. Jadi setidaknya, hampir sepuluh tahun Anggota DPR RI ini malang melintang menggunakan gelar palsu ini.

Indikasi gelar palsu ini berdasarkan beberapa fakta berikut:

1. Pada tahun 2009 yang bersangkutan dalam alat peraga kampanyenya selalu menggunakan gelar SE dan MM, lalu Pada tahun 2014 yang bersangkutan dalam alat peraga kampanyenya selalu menggunakan gelar BBA dan M.Si. Pada saat ini yang bersangkutan menggunakan gelar M.Si saja dalam daftar calon anggota legislative sementara di dalam situs Komisi Pemilihan Umum RI;

2. Berdasarkan data yang tertera di situs resmi DPR RI http://www.dpr.go.id, pada tahun 1992-1995, yang bersangkutan menempuh pendikan Marketing di State University of New York at Stoory Brook (USA), dan pada tahun 1995-1997 ia menempuh pendidikan di Dowling College (USA) dengan dua jurusan sekaliguS, yakni Marketing dan Mathematic.

3. Bagaimana mungkin, kuliah di luar negeri namun mendapat gelar Sarja Ekonomi (SE) dan Magister Management (MM). Ini bertentangan dengan pasal 93 jo pasal 28 UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda sebesar maksimal Rp1.000.000.000,

4. Jika seseorang kuliah di luar negeri, maka ia wajib melakukan penyetaraan ijazah pendidikan luar negeri di Kemenristek Dikti agar ia bisa menggunakan gelarnya di Indonesia dan guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi;

5. Pada tahun 2014, ia memakai gelar BBA dan M.Si pada alat peraga kampanyenya. Entah dari mana gelar BBA ini ia dapatkan. Sedangkan untuk gelar M.Si, jika menilik dari laman http://www.dpr.go.id, ia memperoleh gelar tersebut dari Universitas Krisna Dwipayana yang ia tempuh pada tahun 20112013 pada jurusan Ilmu Administrasi. Ketika kami cek di Website forlap.ristekdikti.go.id, tidak terdapat nama yang bersangkutan.

Selanjutnya, kami mempertanyakan proses rekrutmen di Partai Demokrat yang membiarkan hal ini terjadi selama bertahun-tahun. Hal ini tentu saja sangat bertentangan dengan semangat Partai Demokrat yang sudah pasti sangat menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika. Dan ini adalah sebuah preseden buruk bagi NKRI dan Partai Demokrat.

Berdasarkan paparan di atas, maka kami meminta kepada Bapak Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat agar MEMBATALKAN Calon Anggota DPR RI tersebut DARI DAFTAR CALON ANGGOTA LEGISLATIF PARTAI DEMOKRAT.

Jika dalam waktu paling lambat 1×24 jam sejak ditandatanganiya surat ini, Bapak tidak melaksanakan tuntutan ini, maka kami akan membawa permasalahan ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Demikian rilis ini kami sampaikan, atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Lintas Generasi

Adel Setiawan

Ketua.(Erwin)

By admin

39 thoughts on “Forum Silaturahmi Lintas Generasi Akan Somasi SBY Terkait Penyalahgunaan Ijazah Palsu Anggota DPR RI Partai Demokrat”
  1. I urge you steer clear of this platform. The experience I had with it was purely frustration along with suspicion of scamming practices. Be extremely cautious, or even better, seek out a more reputable platform for your needs.

  2. I strongly recommend stay away from this site. My own encounter with it was nothing but dismay along with concerns regarding deceptive behavior. Proceed with extreme caution, or even better, seek out a trustworthy platform to meet your needs.

  3. I strongly recommend to avoid this site. My personal experience with it was nothing but disappointment as well as concerns regarding scamming practices. Exercise extreme caution, or alternatively, look for an honest platform to fulfill your requirements.

  4. I strongly recommend to avoid this site. My own encounter with it has been only dismay as well as doubts about fraudulent activities. Proceed with extreme caution, or even better, find a more reputable service for your needs.

  5. I highly advise to avoid this site. My own encounter with it was purely disappointment as well as concerns regarding scamming practices. Proceed with extreme caution, or even better, find a trustworthy platform for your needs.

  6. I urge you stay away from this platform. My personal experience with it was purely frustration along with concerns regarding scamming practices. Proceed with extreme caution, or alternatively, find an honest platform to fulfill your requirements.

  7. I urge you stay away from this platform. My own encounter with it has been only disappointment and suspicion of deceptive behavior. Exercise extreme caution, or even better, find a more reputable site for your needs.

  8. I urge you steer clear of this site. My personal experience with it was only frustration along with concerns regarding fraudulent activities. Proceed with extreme caution, or alternatively, seek out an honest site to meet your needs.

  9. I highly advise stay away from this platform. My personal experience with it was nothing but disappointment as well as doubts about scamming practices. Proceed with extreme caution, or better yet, seek out a more reputable site for your needs.

  10. I urge you stay away from this site. My own encounter with it has been only frustration along with suspicion of deceptive behavior. Be extremely cautious, or even better, find a more reputable service to fulfill your requirements.

  11. I urge you to avoid this platform. My personal experience with it was only dismay and concerns regarding deceptive behavior. Proceed with extreme caution, or alternatively, look for an honest site to meet your needs.

  12. I highly advise to avoid this site. My personal experience with it was nothing but dismay as well as doubts about scamming practices. Be extremely cautious, or better yet, look for a trustworthy site for your needs.

  13. I strongly recommend steer clear of this site. My own encounter with it has been nothing but disappointment as well as doubts about fraudulent activities. Be extremely cautious, or even better, seek out a trustworthy platform to fulfill your requirements.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!