Spread the love
Foto : Erwin
Jakarta, Media Indonesia Raya – Hari ini Sabtu (25/8) bertempat di Gedung Joeang 45, Jl.  Menteng Raya, Jakarta Pusat, sekitar puluhan relawan pendukung Ahok yang akan dikenal Ahoker berkumpul mengeluarkan pernyataan sikap mereka untuk mendukung Jokowi di Pilpres 2019.
Berikut ini pernyataan lengkap mereka:
“Ahoker” bukan sekedar sebutan nama tak bermakna apa-apa atau hanya sebatas nama kelompok, orang per orang yang memepunyai kedekatan emosional pada sosok Ahok (Guberbur DKI) yang saat itu dipaksa melepas jabatannya dan harus masuk penjara atas desakan lawan politiknya melalui proses peradilan anomali yang mengangkangi supremasi & hukum dan mencederai rasa keadilan. Hari ini dalam konteks “memenangkan Indonesia” lewat kemenangan Presiden Joko Widodo di pilpres 2019, sebutan Ahoker bermetamorfosa menjadi enerji atau gelombang “tenaga perjuangan rakyat” yang memegang peran penting dalam menjaga Indonesia dari segala bentuk gangguan yang mengancam keutuhan NKRI. Untuk itu sudah saatnya nama Ahoker diletakkan diatas segala kepentingan pribadi maupun kelompok dan menjadi milik Indonesia (Ahoker for Indonesia) sebagai salah satu aset perjuangan bangsa mencapai cita-cita kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Gerakan Jaga Indonesia menurut Ahoker nasional dan internasional merupakan upaya anak bangsa untuk memastikan Indonesia bebas dari segala gangguan yang dapat mengancam eksistensi dan keutuhan NKRI. Memenangkan presiden Jokowi di pilpres 2019 merupakan salah satu upaya kongkrit dari Gerakan Jaga lndonesia demi terjadinya kesinambunggan kerja presiden Jokowi dan jajaran kabinetnya. Upaya lain yang tidak kalah penting, menjaga, memelihara kerukunan dan keharmonisan hidup berbangsa dalam kebinekaan. Harapan Ahoker nasionl maupun Internasional, Gerakan Jaga Indonesia dapat menjadi role model gerakan yang tidak mempermasalahkan perbedaan tapi justru memanfaatkan kebinekaan sebagai kekuatan.
Gerakan Jaga Indonesia mempunyai program minimum dan maksimum yang akan diwujudkan melalui berbagai agenda kegiatan budaya berbasis perbedaan sebagai kekuatan utamanya. Program minimum dalam hal ini adalah merajut kembali tenaga-tenaga perjuangan bangsa yang terkoyak oleh napsu politik kelompok tertentu yang mendasarkan pada cara-cara brutal dan menghalalkan segala cara atau yang dikenal dengan istilah “radikalisme.” Sedang program maksimum dalam hal ini adalah “memenangkan Indonesia” melalui kemenangan di pilpres 2019 lewat program kampanye pemenangan yang simpatik, cukup dengan mensosialisasikan hasil kerja pak ka dengan kabinet dalam merubah wajah Indonesia di berbagai aspek kehidupan bangsa, terutama pembangunan disektor ekonomi dan pengembangan SDM melalui program Nawacitanya. Dalam kegiatan kampanye ini Gerakan Jaga Indonesia mengharamkan hoax dan penggunaan isue-isue murahan.
Terimakasih.
Satu Cinta, Satu Hati..Tetap Jokowi !.(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *