Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Teknologi digital telah merevolusi cara produksi, konsumsi, distribusi, barang dan jasa. Termasuk transaksi-transaksi keuangan yang menyertainya. Tak heran jika aplikasi teknologi finansial (financial technology) atau populer disebut fintech juga marak bermunculan.

Tak hanya melibatkan pelaku-pelaku industri keuangan besar dan mapan seperti perbankan, asuransi, lembaga kredit, aplikasi fintech juga dimasuki oleh para pengembang bisnis rintisan (start-up) dan para pelaku bisnis.

Salah satu yang melebarkan sayapnya di industri ini adalah aplikasi fintech Netzme. Aplikasi yang menggabungkan berbagai fungsi media sosial dan teknologi keuangan ini bahkan melebarkan sayapnya sampai ke Yogyakarta. Kantor cabang pertamanya di Yogyakarta dibuka Kamis, 30 Agustus 2018.

Menurut Chief Executive Officer Netzme Kreasi Indonesia Vicky G. Saputra, aplikasi yang dikembangkan perusahaannya dapat menjadi platform untuk pengembangan bisnis baik yang bersifat retail maupun komunitas. “Fitur-fitur kami lengkap, sehingga memudahkan penggunanya untuk memanfaatkan teknologi yang kami bangun,” ujarnya di Yogyakarta.

Sementara itu, Technology Evangelist Netzme Dharmastuti Rahayu mengatakan, Yogyakarta dipilih karena sudah sejak lama kota ini menjadi salah satu gudang para developer teknologi yang kreatif. “Anak-anak muda di sini banyak yang memiliki semangat kewirausahaan yang tinggi, dan mereka memiliki kemampuan untuk menyerap teknologi-teknologi baru dengan cepat,” katanya.

Di Yogyakarta, Netzme memanfatkan model pengembangan kantor berbentuk coworking space, dengan memilih Genius Idea yang berlokasi di Jalan Magelang, Yogyakarta. Dalam pembukaan kantor pertamanya di Yogyakarta tersebut, turut hadir puluhan mahasiswa dari perguruan tinggi seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, serta Universitas Kristen Duta Wacana.(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *