Aliansi Pecinta Medsos : Menuntut Pihak BOLT Untuk Segera Menghentikan Operasi Jaringan Internetnya

Spread the love

Foto : Rudi

Jakarta, Media Indonedia Raya – Sebagai salah satu vendor penyedia layanan internet, seharusnya kecepatan dalam menggunakan aplikasi Browsing dan bermedia sosial menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat milenial saat ini. Namun sangat disayangkan sebagai penyedia layanan internet, pihak BOLT tidak mampu memberikan kecepatan dalam mengakses internet dan juga sering mengalami gangguan trouble.

Dalam beberapa waktu terakhir, jaringan BOLT sering mengalami gangguan. Seperti salah seorang pengguna BOLT yang bernama Joni, ” Setiap hari saya memakai BOLT untuk mengakses internet dan bermedsos, namun saat ini sering terjadi gangguan jaringan dan membuat saya kecewa kepada pihak BOLT “, ujarnya.

Padahal seharusnya jaringan internet itu, harus bisa memuaskan para pelanggan yang menggunakan. Saat ini banyak konsumen yang tidak puas dengan pelayanan jaringan internet BOLT dan ditambah lagi dengan berbagai permasalahan hukum yang melibatkannya. Seperti diketahui, PT. FIRST MEDIA yang menjadi induk dari perusahaan modem BOLT, kini tengah dalam permasalahan yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam perkara tersebut tentang penundaan kewajiban pembayaran utang kepada intermix, yang telah memasuki masa persidangan dan perkaranya terdaftar dengan nomor perkara 126/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Jakarta Pusat, sejak 20 Agustus 2018 yang lalu. Sudirman selaku Koordinator aksi, menyayangkan kasus tersebut berimbas kepada pelayanan konsumen yang buruk.

Berdasarkan hal tersebut, maka kami dari Aliansi Pecinta Medsos, ingin melakukan aksi damai pada, Selasa (30/10/2018) di PN Jakarta Pusat. Adapun yang kami tuntut dalam aksi damai tersebut, yaitu :

1. Copot dan segera adili bos BOLT

2. Meminta kepada pihak BOLT untuk melunasi hutan dan tunggakan sertifikasi yang tertera dalam tuntutan persidangan

3. Segera kembalikan hak kami sebagai konsumen

4. Segera hentikan pengoperasian jaringan internet BOLT sebelum melakukan kewajiban pembayaran hutang.

5. Meminta kepada PN Jakarta Pusat, agar memutuskan perkara ini secara adil dan terbuka.(Rdy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *