Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Garda Perawat Kebangsaan merupakan salah satu dari sekian banyak organisasi relawan pendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin.

Salah satu program yang diusung oleh Garda Perawat Kebangsaan adalah memberikan pelatihan leadership, character building dan wawasan kebangsaan bagi para anggotanya di seluruh Indonesia.

Bertempat di Hotel Grand Picasso, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (17/11), Garda Perawat Kebangsaan menggelar Arrow Training.

“Arrow Training merupakan suatu oelatihan untuk mendukung Nawacita – Revolusi Mental, yaitu Pelatihan yang mengajarkan Character Building dan Wawasan Kebangsaan, untuk mencetak Pemimpin-Pemimpin masa depan yang berintegritas dan akan menjadi Garda terdepan untuk menjaga Kebangsaan Indonesia,” kata Andrew Parengkuan yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Garda Perawat Kebangsaan kepada Media Indonesia Raya.Menurut Andrew, selain pembentukan karakter, kepemimpinan dan wawasan kebangsaan, pelatihan itu juga dimaksudkan untuk menyosialisasikan kinerja pemerintahan Jokowi pada periode pertama sekaligus mengawal pemenangan paslon Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Para para pelatihan ini jugalah yang akan bergerak dan terjun langsung sampai ke akar rumput untuk mensosialisasikan berbagai program dan kebijakan pembangunan Pemerintahan Jokowi. Kemudian pada periode berikutnya, Jokowi yang didampingi KH Ma’ruf Amin diharapkan dapat melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan maupun yang sudah direncanakan sehingga dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.
Jadi di dalam setiap pelatihan kami memberikan visi bahwa mereka harus siap menjadi pemimpin bangsa ini ke depannya. Baik pemimpin di bidang politik, ekonomi, dalam dunia usaha maupun dalam dunia profesional. Untuk 5 tahun ke depan kami mencanangkan bahwa kami harus mempersiapkan minimal 100 kader Garda Perawat Kebangsaan untuk maju dalam pileg di berbagai daerah dari berbagai partai yang berwawasan kebangsaan,” tambah Andrew Parengkuan.

Saat ini terdapat sekitar 106 Komunitas Garda (Kogar) yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.Antara lain Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT.

“Untuk provinsi lainnya seperti NTT dan Sumatera Utara, sudah ada permintaan dari beberapa teman-teman di daerah untuk membentuk Kogar, tapi mereka harus bertemu dengan kami dan ikut pelatihan kami terlebih dahulu,” tutur Andrew Parengkuan.

Penyebaran Garda Perawat Kebangsaan di berbagai wilayah ini sangat agresif karena didukung oleh kader-kader yang disebut dengan Garda Aktif dan Garda Bergerak.

“Kami siapkan kader-kader kami untuk menjadi politisi yang berakhlak sehingga mereka akan menjadi politisi yang berintegritas bukan politisi yang sontoloyo. Mereka adalah politisi yang berwawasan kebangsaan,” ucap Andrew Parengkuan.

Sebelumnya bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Garda Perawat Kebangsaan menggelar deklarasi sekaligus syukuran ulang tahun yang pertama di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Minggu (28/10/2018).(Erwin)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *