Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Ratusan warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin) bersama Ulama Se Jabodetabek mengikuti Istighosah Kubro di Masjid An Nur, Jl. H. Moh. Naim I, Cipete Utara, Jakarta Selatan, pada Senin (4/2). Istighosah Kubro yang bertema ‘Doa Untuk Negeri Dan Bangsa’ ini diadakan dalam rangka mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, suksesnya Pilpres 2019 serta mendoakan keselamatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Istighotsah Kubro dihadiri kiai sepuh Nahdltul Ulama yaitu Kiai Mansur Al Baqi. Kemudian terlihat juga para kiai NU lainnya seperti Kiai Ahmad Rifki, Kiai Adang Kosasih, Kiai Fikri Haikal M.Z, Kiai Manarul Hidayat, Kiai Abdullah Hasani, Kiai Mansur Al Baqi, Alim Ulama Se Jabodetabek, Kepala Kepolisian Resort Jakarta Selatan dan daerah setempat, serta masyarakat secara umum. Puncak dari Istigosah Kubro berupa pembacaan doa dan kutbah oleh Kiai Haikal Fikri M.Z yang merupakan putra mubaligh kondang almarhum Haji Zainuddin M.Z.

Panitia Istighosah Kubro ‘Doa Untuk Negeri Dan Bangsa’, Gondo Margono menyampaikan, bahwa Istighosah Kubro tersebut memiliki beberapa tujuan. Pertama, mengajak seluruh komponen bangsa khususnya warga NU di wilayah Jakarta Selatan untuk kembali menyerahkan semua permasalahan dan problematika yang terjadi kepada Allah SWT. Kedua, pasrah kepada Allah SWT dilakukan setelah adanya ikhtiar, ijtihad, dan mujahadah.

“Saya bersama ustad Haikal mengadakan acara Istighosah Kubro yaitu doa untuk kepemimpinan bangsa dengan cara kita mendoakan demi mendapatkan solusi agar negeri ini damai, aman, dan sejahtera dalam menghadapi pilpres 2019. Makanya kami berdoa dan bermusyawarah bersama sehingga terbentuk panitia acara Istighosah Kubro di Jakarta Selatan. Kegiatan Istighosah Kubro ini tujuan dan prinsipnya adalah untuk mendoakan negeri, karena kami tahu di mesjid ini (An Nur) tidak boleh dijadikan sarana berpolitik. Kami melihat pemerintah sekarang ini sudah bagus. Dan insya Allah kami akan terus mendukung dan mendukung beliau (Presiden Jokowi), agar kiranya pemerintahan ini tetap berlanjut. Kami dari kalangan para santri yakni ustad Haikal insya Allah kami berdua akan terus melakukan kegiatan yang sama di mesjid yang lain dalam bentuk doa bersama dengan catatan kami tidak menyalahi aturan yang sudah ada,” kata Gondo yang juga merupakan Ketua Umum Front Penegak Pancasila.

Senada dengan Gondo Margono, ustad Haikal dari Mubaligh Indonesia Bertauhid, mengatakan dengan diadakannya Istighosah Kubro ini agar Indonesia menjadi lebih nyaman, damai, dan tentera, jauh dari malapetaka fitnah, dan dosa.

“Kita peduli dengan bangsa, kita peduli dengan negeri. Kita ingin negara ini, negara kita aman, nyaman, rukun, damai, tenteram, dan sejahtera. Itu yang kita harapkan,” ujar ustad Haikal.

Istighosah Kubro juga Lil Ishlah yakni untuk mengkreasikan sebuah perdamaian sesama Muslimin, sesama umat beragama, sesama bangsa bahkan sesama umat manusia di dunia.(Win)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *