Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Organ Relawan Pendukung pasangan calon nomor urut 1 Jokowi-Ma’ruf Amin menggelar acara Diskusi Relawan dengan tema “Politik Dajjal? Begal Do’a Kyai”, di Sekretariat
Master C19 Portal KMA
Jl. Cirebon no 19, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/2).

Hadir para Narasumber :
1. Gus Syauqi Ma’ruf Amin (Ketua dewan pembina master C19 Portal KMA)
2. Karyono Wibowo (Pengamat)
3. KH. Nurul Yaqin Ishak (Katib PBNU)

Pengamat politik Karyono Wibowo mengatakan bahwa pesaing Jokowi-Ma’ruf Amin berpolitik menggunakan teknik kampanye bernama Firehose of Falsehoods. Menurut Pengamat Politik dari Indonesian Public Institute ini membenarkan propaganda ala Rusia tersebut kini sedang berlangsung di Indonesia.

“Mereka memanfaatkan propaganda berupa kebohongan sebagai alat politik. Amat terasa sekali propaganda itu hadir, parameternya dan indikator sangat terlihat. Isu-isu yang merekayasa fakta makin marak untuk menciptakan ketakutan masyarakat,” kata Karyono kepada Media Indonesia Raya.

Karyono menilai kubu penantanglah yang sedang memainkan propoganda tersebut. Sebab indikator dapat dilihat dari isu yang berkembang di masyarakat. Karyono menilai kubu pesaing Jokowi-Ma’ruf Amin tersebut menciptakan ketakutan dalam bidang ekonomi dan politik. Ambil contoh soal tempe sekecil ATM, lalu 90% rakyat Indonesia masih miskin dan isu bangkitnya komunisme itu bertujuan untuk mendeligitimasi pemerintah.

“Jadi kubu Prabawo dan Sandi yang memiliki kecenderungan menggunakan teori ala Rusia itu,” ungkapnya.

KH. Nurul Yaqin Ishak mengkritisi warga NU yang terlalu baik kepada orang yang punya niat tidak baik di negara ini.

“Kyai kita (NU) dibully dan dihina, kita diam saja. Kita terlalu baik kepada orang-orang yang mengajarkan ajaran radikal. Ini jelas berbahaya untuk NU,” kata Nurul Yaqin Ishak.

Saat ini menurut Kyai Nurul Ishak terjadi fenomena berpolitik dengan berlandaskan kebencian.

“Ada ambisi dan keinginan yang kuat untuk berkuasa. Dan mereka tidak lagi berpolitik dengan akal sehat. Jadi apapun yang dilakukan selalu terlihat jelek. Padahal Kyai Ma’ruf Amin punya pemikiran untuk memajukan ekonomi umat Islam. Kata mereka apa yang dikatakan Kyai Ma’ruf itu omong kosong. Saya lihat mereka (Fadli Zon dan kawan-kawan) sudah panik luar biasa dan jika dia mengaku Muslim yang baik harusnya dia minta maaf, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Jadi saya minta generasi muda NU terutama Banser untuk mengeruduk politisi yang menghina ulama NU,” sesal Kyai Nurul mengungkapkan kemarahannya.(Win) 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *