Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Warga Apartemen Mediterania Palace Residences sukses membentuk Panitia Musyawarah Apartemen Mediterania Palace Residences (Panmus MPR) pada Selasa Malam (26/2/2019) bertempat di Balai Warga Apartemen Mediterania Palace Residences, Jl.
Jalan Landas Pacu Utara Selatan Blok A1 No. 2, RT.13/RW.6, Kb. Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Tugas Panmus ini adalah mempersiapkan pemilihan pengurus Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) di lingkungan apartemen ini.

“Kami ingin di lingkungan tempat tinggal ini segera terbentuk perhimpunan para penghuni yang akan memfasilitasi berbagai kebutuhan dan kegiatan yang kami lakukan. Namun dalam proses pembentukan Panmus ini sejujurnya kami bingung terkait desakan Dinas Perumahan Pemprov DKI agar Peraturan Gubernur harus segera dijalankan. Padahal sesuai aturan yang berlaku Pergub tersebut harus disosialisasikan terlebih dahulu selama 3 bulan, sebelum diterapkan ke masyarakat. Jadi rapat pembentukan Panmus malam ini kita adakan untuk menyesuaikan dengan Pergub, yang dalam pelaksanaannya Pergub tersebut bertentangan dengan ketentuan dan perundangan yang mengatur kepemilikan rumah susun,” kata Aman Sitor Situmorang Ketua Steering Committee terbentuknya Panmus tersebut, kepada Media Indonesia Raya.

Peraturan yang dimaksud Aman adalah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 23 Tahun 2018 dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 132 Tahun 2018. Kedua regulasi tersebut mengatur ihwal mekanisme perhimpunan pemilik dan penghuni satuan rumah susun atau P3SRS.

“Sedangkan undang-undang tentang rumah susun itu jelas bahwa kepemilikan rumah susun berdasarkan pemilik dan penghuninya. Belum lagi tentang perubahan AD/RT, AD/RT selain diatur di Pergub DKI juga diatur pula di Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Ini terjadi dualisme ketentuan perundangan yang berpotensi menyebabkan ketidakpastian hukum. Selain itu menurut kami Gubernur DKI Anies Baswedan dan jajarannya terutama Dinas Perumahan Pemprov DKI tergesa-gesa dan terlalu memaksakan agar Pergub tersebut segera berlaku dan diterapkan. Bagi kami ini aneh ada kecenderungan lewat Pergub ini Gubernur DKI ingin mengatur dan mengambil alih seluruh ihwal mekanisme pemilik dan penghuni satuan rumah susun atau P3SRS di Jakarta yang sebelumnya diatur oleh Pemerintah Pusat,” ungkap Aman menambahkan.

Terlepas dari adanya kontroversi dan dualisme ketentuan perundangan, dia berharap Panmus dalam bekerja mempersiapkan pembentukan P3SRS yang mengakomodir berbagai kelompok kepentingan yang ada disamping mempelajari ketentuan perundangan yang berlaku.

“Harapan kami Pengurus Panmus yang terpilih segera beradaptasi dengan undang-undang yang berlaku saat ini antara memilih P3SRRS merubah AD/RT, dan bertanggung jawab untuk menentukan nasib jumlah pemilik dan penghuni apartemen yang jumlahnya lebih dari 1500 orang sekaligus masa depan Apartemen Ini,” tandas Aman.

Berikut ini susunan organisasi panitia musyawarah (panmus) Apartemen Mediterania Residences yang dibentuk pada tanggal 26 Februari 2019:

Ketua : Ijhai Fung Pipao
Sekretaris : Samuel Budiman
Bendahara : Danny Budi
Anggota l : Yanuar Heriansyah
Anggota 2 : Yeremia Philipus
Anggota 3 : Ida Ayu
Anggota 4 : Budi Sulistiati.(Win)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *