Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Ratusan Alumni Universitas Nasional (UNAS) mengadakan acara deklarasi mendukung Jokowi-Amin di Studio For Jokowi Jl. Surabaya No. 3, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3) dengan taggline “Gue Alumni UNAS, Gue Jokowi-Amin”.

Berdasarkan pantauan jurnalis Media Indonesia Raya terlihat hadir Direktur Direktorat Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Amin, KH. Maman Immanulhaq, Aktivis Pergerakan Mahasiswa 1990 yang juga Korban Narapidana Politik Rezim Orde Baru Hendrik Sirait, dan Para Aktivis Mahasiswa Unas Korban Rezim Orba.

Menurut Deky keberhasilan pemerintahan Jokowi terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memenuhi hak-hak rakyat di bidang pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, reformasi agraria, pembangunan kemaritiman dan sebagainya.

“Sedangkan di bidang sosial-politik pemerintahan Presiden Jokowi terbukti telah mendorong tumbuhnya kesadaran tentang kerukunan, tcleransi dan sikap Bhinneka Tunggal Ika. Sikap semacam itu juga dipertegas oleh pemerintahan Jokowi dengan upaya memerangi segala bentuk ujaran kebencian dan hoax yang merugikan dan membodohi rakyat,” kata Deky.

Sedangkan di bidang hukum menurut Deky pemerintahan Jokowi bisa mewujudkan berbagai kemajuan.

“Beberapa di antaranya adalah sikap tegas terhadap tindak pidana terorisme, pemberantasan narkoba, menegakkan kedaulatan pelarian Indonesia serta pemberantasan korupsi yang tidak pandang bulu,” tutur Deky.

Begitu juga dalam bidang politik nasional, menurut Deky memerlukan rumusan strategis, dan oleh karenanya, juga memerlukan jawaban strategis.

“Bertolak dari pemikiran tersebut, alumni Universitas Nasional memandang bahwa jawaban strategis yang dapat membawa Indonesia yang lebih sejahtera dan demokratis membutuhkan tipe kepemimpinan nasional yang relevan. Tipe kepemimpinan nasional yang dibutuhkan lndonesia terletak pada kemampuan untuk senantiasa melayani, mendorong dan memfasilitasi rakyat agar dapat mandiri dan berkembang. Sebaliknya, tipe kepemimpinan otoriter dipastikan gagal untuk menjawab tantang jaman,” tegas Deky menambahkan.

KH. Maman Immanulhaq di kesempatan yang sama mengatakan deklarasi Alumni UNAS menjadi tanggung jawab kaum intelektual untuk menjaga berlangsungnya demokrasi.

“Demokrasi harus dijaga dengan pikiran yang rasional dan menjauhi hoaks. Kemudian deklarasi Alumni UNAS ini semacam tanggung jawab, yaitu pertama untuk meningkatkan partisipasi publik untuk datang ke TPS. Kedua, untuk mengawal agar tidak ada penyelenggara pemilu bertindak curang termasuk mengantisipasi pihak-pihak yang menginginkan terjadinya chaos,” tandas Kyai Maman.(Win)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *