Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Generasi muda telah menjadi konseptor sekaligus inisiator berkembangnya ekonomi kreatif di Tanah Air.

Hal ini membuat organisasi relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, Pemuda Indonesia Pengawal Nawacita (PIPN) yang dipimpin oleh Eka Prasetya Handayani ini ikut membantu Pemerintah untuk mendorong pembangunan perekonomian nasional berbasis ekonomi kreatif di kalangan generasi milenial.

“Salah satu contoh ekonomi kreatif adalah Produksi Rumahan, Perbengkelan, Pelatihan SDM dan sebagainya,” kata Kabid UKM DPP PIPN, Adi Suwanto kepada Media Indonesia Raya baru-baru ini di Jakarta.

Menurut Adi salah satu program yang menjadi prioritas dari organisasi relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 kemarin adalah pengembangan SDM terutama di bidang Ekonomi Kreatif.

“Ekonomi kreatif, intinya adalah segala yang berhubungan dengan proses penciptaan atau memproduksi sesuatu berdasarkan ide, gagasan dan kreativitas. Bicara ide dan gagasan kerap berkaitan dengan generasi muda,” ungkap Adi.

Adi menganggap bahwa generasi muda merupakan salah satu elemen penting di masyarakat yang punya daya kreatifitas tinggi.

“Tak heran jika masyarakat selalu berharap kepada pemuda Indonesia untuk bersama-sama bagaimana memikirkan dan menyelesaikan persoalan yang sedang membelit bangsa ini, termasuk masalah ekonomi,” ujar Adi menambahkan.

Sedangkan Ketua PIPN Bekasi, Joko Pranolo menghimbau agar para kawula muda untuk lebih berperan memberdayakan masyarakat melalui aksi nyata di bidang yang digelutinya, terutama fokus untuk memperbaiki kondisi perekonomian Tanah Air.

“Pemuda tak boleh minder jika modal usahanya minim. Modal dan uang bukan patokan utama untuk memulai sesuatu.
Pemuda harus bisa memanfaatkan berbagai ide dan gagasannya terkait ekonomi kreatif, yaitu fokus untuk memberdayakan masyakat. Misalnya dalam bidang UKM dalam bidang Perbengkelan, Las dan lain-lain,” jelas Joko.

Joko juga mengatakan bahwa para pemuda perlu mengasah daya nalar dan kreatifitasnya, sehingga nantinya berbagai konsep atau program yang terkait peningkatan ekonomi UKM bisa langsung diterapkan di masyarakat.

“Misalnya, aneka olahan makanan khas daerah yang selama ini sudah ada. Kami di DPC PIPN Bekasi nantinya akan membuka pelatihan-pelatihan UKM yang dibutuhkan masyarakat. Karena itulah perlu keterlibatan pemuda dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan kualitas SDM pada bidang UKM,” tutur Joko.

Selain itu, Adi Suwanto mengutarakan, total ada sembilan visi-misi yang akan dijalankan oleh organisasi PIPN yang bertujuan untuk mengawal program Nawacita Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

1. Memberikan dan menciptakan rasa aman terhadap bangsa Indonesia.

2. Mengawal instansi dan kelembagaan untuk tetap berazaskan demokrasi.

3. Melakukan pembangunan untuk memajukan setiap wilayah-wilayah yang ada di Indonesia.

4. Penegakan hukum dengan bebas korupsi dan harus dapat menciptakan kejujuran dan kepercayaan.

5. Meningkatkan SDM melalui peningkatan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan dengan program kepemilikan 9 hektar lahan, dan pembangunan rumah susun bersubsidi.

6. Meningkatkan produktifitas daya saing pasar dengan negara lain.

7. Menggerakkan kemandirian perekonomian.

8. Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kurikulum pendidikan yaitu memberikan pendidikan untuk sejarah terbentuknya bangsa, cinta tanah air dan budi pekerti.

9. Merajut kebhinekaan bangsa Indonesia dan menciptakan ruang-ruang dialog kemasyarakatan.(Win)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *