Spread the love

Foto : Erwin

Jakarta, Media Indonesia Raya – Benteng Jokowi (BeJO) menilai Drg. Fransiska A. Kumurur, Sp, KGA layak menjadi menteri sosial pada pemerintahan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin.

Ketua Umum BeJO, Jak Tumewan, SE, MH mengemukakan alasan mereka untuk mendorong sosok wanita asal Minahasa tersebut sebagai menteri sosial selain juga berkaca pada pernyataan Jokowi yang mempersilakan parpol dan relawan memberi usulan terkait figur yang layak menjadi menteri.

“Kami awalnya tidak terpikir untuk mencalonkan seseorang, tapi kemarin setelah Pak Jokowi menyatakan bahwa relawan diberi peluang kepada relawan untuk mengajukan calon menterinya maka kami sangat mendukung apa yang sudah dikerjakan Bu Dokter Fransiska selama ini. Karena kita mencari orang-orang yang berani, berani dengan intelektual yang ada. Berkaca dari pernyataan Pak Jokowi yaitu kerja, kerja, kerja maka calon menteri yang tak bisa kerja akan tersingkir. Jadi kami memilih dan mendorong Bu Fransiska yang sudah terbiasa bekerja blusukan di masyarakat,” kata Jak Tumewan, SE, MH pada acara press conference di Gedung Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (11/8/2019).

Jak menjelaskan, menteri di kabinet nanti harus berani, memiliki integritas, kapabilitas, mampu menjawab tantangan zaman, nasionalis, berdedikasi, dan setia kepada Pancasila dan NKRI dan itu sejalan dengan pernyataan Presiden Jokowi yang saat ini sedang mencari dan menyeleksi calon menterinya dengan kriteria antara lain Berani, Eksekutor Kuat dan Memiliki Integritas.

“Kami menilai untuk kabinet Indonesia Kerja II, Pak Jokowi sedang mencari partner kerja beliau di kabinet yang tangguh, yang kuat seperti apa yang disebut Bu Dokter tadi,” ujar Jak.

Sedangkan Fransiska sendiri saat dikonfirmasi oleh jurnalis Media Indonesia Raya mengatakan kesiapannya maju sebagai menteri sosial melalui aktifitas di bidang sosial dengan roadshow mengelilingi wilayah Indonesia.

“Saya berencana mengunjungi wilayah Indonesia seperti Sangir Talaud, Suku Anak Dalam di Sumatera, Dayak di Kalimantan, kemudian saya pergi ke NTT, Papua, dan Ambon Maluku. Tujuan saya jelas untuk mengenal lebih jauh Indonesia. Jadi ini bukan program main-main, karena nantinya Indonesia butuh pemimpin yang handal, mau terjun ke lapangan dengan bekerja dan berbuat untuk masyarakat, dan menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat,” ungkap Fransiska.

“Jadi target saya adalah menteri sosial karena saya melihat kementerian sosial harus dipimpin oleh sosok menteri yang bertanggung jawab, memiliki pengalaman di bidangnya, punya kapasitas sebagai seorang profesional, dan dekat dengan masyarakat termasuk dekat dengan Tuhan Yang Maha Kuasa,” imbuh Fransiska.

Fransiska wanita yang cantik, ramah dan enerjik ini juga berharap bahwa penilaian seorang menteri sebagai partner tim Presiden harus melalui tindakan atau kerja nyata di masyarakat.

“Saya berharap Pak Presiden Jokowi memilih saya sebagai menterinya adalah lewat apa yang sudah dan sedang saya kerjakan saat ini di masyarakat. Jadi saya tidak akan meminta apapun kepada Pak Jokowi tetapi lihat dan nilailah potensi yang ada pada diri saya terutama untuk Indonesia. Sekali lagi saya tetap nothing to lose, dan saya menganggap siapapun calon menterinya itu mutlak hak prerogratif nya Pak Jokowi sebagai Presiden,” pungkas Fransiska.(Win)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *