Foto: Istimewa

Jakarta, Media Indonesia Raya – Sebanyak 2.000 pedagang baju bekas impor berdialog dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Pimpinan Komisi V DPR RI di Pasar Senen Blok III, Jakarta, Kamis (30/3).

Dialog tersebut dilakukan untuk mendengar keluhan dari pedagang, sert menemukan solusi yang tepat jika aktivitas penjualan pakaian bekas dimusnahkan. Pasalnya banyak dari mereka yang hanya mengandalkan pemasukan sehari-harinya dari hasil berjualanbaju bekas impor.

“Sesuai ketentuan UU kita menolak impor pakaian bekas dan barang selundupan. Jadi yang kita kejar adalah pelaku penyelundupannya, tapi kawan-kawan pedagang tetap bisa berdagang,” kata Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, Kamis (29/3/2023).

Senada dengan Zulkifli, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan Pemerintah saat ini terus berusaha mencari solusi.

“Karena barang baju bekas ini ilegal, jadi sementara ini menyarankan para pedagang jangan jual dulu pakaian bekas impor dulu. Sesuai semangat Pemerintah tolong jual dan pasarkan produk lokal, pakaian buatan bangsa sendiri,” ujarnya.

Teten juga menegaskan bahwa pihaknya saat ini sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI dan Aparat Penegak Hukum supaya dapat solusi penyelesaian yang adil.

“Jadi yang kita kejar adalah pelaku penyelundupannya. Saudara-saudara yang ingin menjadi Wirahusaha Konveksi atau Pedagang akan kita fasilitasi,” tuturnya.(Win/Red)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!