Foto: Istimewa

Jakarta, Media Indonesia Raya – Sidang putusan untuk kasus mafia tanah yang menimpa ahli waris Almarhumah Amih Widjaya pada hari ini Selasa, 2 Juli 2024 ditunda oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Demikian ungkap Kamaruddin Simanjuntak, SH, MH selaku Kuasa Hukum dari terdakwa Lily kepada awak media.

“Sidang putusan pada hari ini ditunda oleh Majelis Hakim PN Jakarta Barat karena sepertinya sulit untuk mengambil putusan,” ujar Kamaruddin Simanjuntak di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa sore (2/7/2024).

Alasannya kata Kamaruddin, tanah dan rumah milik Almarhumah Amih Widjaya yang beralamat di Komplek Green Garden Blok O4 No. 16 Jl. Kebun Jeruk Kedoya, Jakarta Barat adalah rumah pribadi. Namun pada kenyataannya sebut Kamaruddin para keempat oknum pengurus Yayasan Metta Karuna Maitryae masing-masing Lim Heng Ming alias LHM, Eva Tjok Kandau alias ETK, Tjong Sherry alias Aiping alias TS, dan Teh Ronny alias TR juga diduga menguasai dan mengambil rumah lainnya yang berada di Singkawang Kalimantan, Palembang Sumatera Selatan.

“Kemudian tadi saya minta kepada majelis hakim agar menegur keempat oknum pengurus Yayasan karena telah mencantumkan logo vihara yang tidak terdaftar. Apa mungkin vihara begini sedangkan itu rumah pribadi milik Amih Widjaya. Selain rumah, mobil Almarhum juga diambil oleh Tjong Sherry,” jelas Kamaruddin.

“Apa iya rumah milik Amih Widjaya di Komplek Green Garden diambil juga oleh mereka. Jelas itu rumah penduduk yang diubah jadi vihara,” tukas Kamaruddin menambahkan.

Lebih lanjut, Kamaruddin mengritisi lambatnya dari PN Jakarta Barat untuk memutuskan kasus dari kliennya tersebut.

“Mungkin karena hati-hati ya, seperti tadi ada alasan seorang Majelis Hakim berhalangan hadir hanya dua orang majelis yang hadir, Jaksanya pun tadi tidak terlihat padahal Jaksa yang biasa menghadiri sidang tidak ada juga. Oleh karena itu sidang harus diundur 1 Minggu, mudah-mudahan Tuhan Elohim menguatkan hati para Hakimnya,” tutur Kamaruddin.

Selain itu sebut Kamaruddin, saksi bernama Andreas tadinya bernafsu memenjarakan Terdakwa Lily namun begitu tahu perkara yang sebenarnya beliau menyesal dihadapan majelis Hakim.

“Dia (Andreas) memprovokasi padahal dia bukan beragama Buddha tapi Katolik, dan dia provokasi agar Bu Lily ini dihukum namun belakangan dia mencabut kembali keterangannya. Demikian pula bukti hukum lainnya baik di Kemenkumham dan Notaris tidak terdaftar nama vihara ini karena bukti asli kepemilikan rumah atas nama Amih Widjaya sudah diperlihatkan dan pengurusannya sudah prosedural.

“Jadi kira-kira seperti itulah persidangan hari ini ditunda 1 Minggu karena ketidaksiapan 1 orang Majelis Hakim. Namun kepada para Majelis Hakim PN Jakarta Barat kami berharap di persidangan Minggu depan bisa memutuskan yang terbaik dan seadil-adilnya kepada Terdakwa Ibu Lily dan Ahli Waris Almarhumah Amih Widjaya,” pungkas Kamaruddin Simanjuntak.(Win/Red)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!